Pertanggungjawaban Pidana Malpraktik Tenaga Medis dalam Mewujudkan Keadilan Pelayanan Kesehatan

Ghania Alya Haviza, Yovita Arie Mangesti

Abstract


Healthcare services inherently involve risks that cannot be entirely avoided, and when patients suffer harm, a fundamental legal question arises regarding the boundary between medical risk and malpractice subject to criminal liability. This ambiguity is compounded by the absence of an explicit definition of malpractice in Indonesia's positive law, including both the Criminal Code and Health Law Number 17 of 2023, resulting in inconsistency in judicial practice. This study aims to analyze the construction of criminal liability of medical personnel for malpractice based on the applicable legal framework in order to achieve a balance between legal protection for patients and legal certainty for medical personnel. A normative juridical method was employed using statutory, conceptual, and comparative legal approaches with Singapore. The findings indicate that criminal liability of medical personnel must be grounded in the principle of geen straf zonder schuld, requiring cumulative proof of criminal responsibility, fault in the form of intent or gross negligence, and the absence of excusing grounds. Medical risks arising from actions performed in accordance with professional standards do not constitute a basis for criminal liability. Clinical privilege and clinical appointment serve as juridical parameters determining the legitimacy of medical actions, while hospitals as corporate entities may also be held liable when patient harm originates from systemic failure, inadequate supervision, or deficient management policy. Criminal law in the context of medical malpractice must function as an ultimum remedium, prioritizing professional disciplinary mechanisms and alternative dispute resolution before criminal proceedings are pursued.


Keywords


Malpractice, Criminal Liability, Medical Personnel, Clinical Privilege, Justice in Healthcare

Full Text:

PDF

References


Budi, R. S. P. (2024). Legal Responsibility for Medical Risks and Medical Negligence in The View of Health Law. Journal of General Education Science, 2(1).

Cahjono, H., Djatmika, P., & Noerdajasakti, S. (2025). Legal Review on Criminal Liability of Doctors in Medical Negligence. International Journal of Innovative Technologies in Economy, (4(52)).

Daeng, Y., Ningsih, N., Khairul, F., Winarsih, S., & Zulaida. (2023). Pertanggungjawaban Pidana Rumah Sakit dan Tenaga Medis di Atas Tindakan Malpraktik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(6), 3457.

Hiariej, E. O. S. (2023). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana (Edisi Revisi). Cahaya Atma Pustaka.

Hidayat, N. F., & Asyhadie, H. Z. (2024). Tanggung Jawab Rumah Sakit terhadap Kejadian Malpraktik yang Dilakukan oleh Tenaga Kesehatan kepada Pasien Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Private Law, 4(2), 317.

Irianto, F. (2021). Pertanggungjawaban Hukum Pidana Rumah Sakit sebagai Korporasi Pelayanan Kesehatan. Sol Justicia, 4(2), 166.

Jayantara, I. M. D., Hidayattulah, & Arief, H. (2024). Analisis Pertanggungjawaban Pidana dan Penyelesaian terhadap Tenaga Medis yang Melakukan Malpraktik Medis Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(7).

Kholib, A. (2020). Analisis Yuridis Perbandingan Risiko Medis dengan Kelalaian Medis. Al-Manhaj: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 2(2), 238–254.

Lisangan, Y., Renggong, R., & Madiong, B. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Malpraktik Medik di Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu. 6(2), 349.

Manse, Y. R., Siregar, R. A., & Panggabean, M. L. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Tenaga Medis dalam Malpraktik. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik (JIHHP), 5(5), 4682–4688.

Mansyur, S., Permatasari, A. P., Agustina, A., & Fikri, A. M. (2025). Keadilan dalam Layanan Kesehatan: Tinjauan Teoritis dan Praktis dari Perspektif Hukum. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 7(3).

Misbah, N. A., & Saragih, H. (2025). Tanggung Jawab Hukum Administratif Bagi Dokter dalam Kasus Malpraktik (Studi Putusan: Nomor 233 K/Pid.Sus/2021). Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2).

Munandar Ar, A., Wirda, Rusbandi, A. S., Zulhendra, M., Bahri, S., & Fajri, D. (2020). Peran Niat (Mens rea) dalam Pertanggungjawaban Pidana di Indonesia. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(3).

Nano, V. J., Sahay, T., & Pramita, C. Y. (2025). Analisis Teoritis Dolus dan Culpa Dalam Konsep Kesalahan sebagai Dasar Pertanggungjawaban Pidana. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6245.

Nasution, B. J. (2013). Hukum Kesehatan Pertanggungjawaban Dokter. Rineka Cipta.

Pradana, G. W., & Novianto, W. T. (2023). Analisis Perlindungan Hukum Bagi Pasien dan Dokter Terkait Dugaan Malpraktek dalam Transaksi Terapeutik. IBLAM Law Review, 3(3).

Pujiyono, E. (2023). Restatement Kelalaian dalam Malpraktik Medis. Perspektif Hukum, 23(1), 127–152.

Sugondo, Saidah, Z., Dewi, E. A., Anwar, M. K., Trianasari, N., & Veranita, M. (2023). Kredensial Tenaga Medis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut di Indonesia. 5(12), 2543.

Suhendra, E. M., & Yusuf, H. (2025). Perbandingan Sistem Penanganan Malpraktik di Indonesia dengan di Singapura. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 1265–1275.

Syarifudin. (2024). Problematika Pembuktian dalam Tindak Pidana Malpraktik Dokter Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Justitia et Pax, 40(2), 298–300.

Wicaksono, E. N. (2025). Pertanggungjawaban Pidana dalam Tindakan Medis: Studi Kritis terhadap Pasal-Pasal Krusial dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jurnal Sutasoma, 4(1), 45.

Widjayanto, I. (2025). Problematika Hukum Pelayanan Kesehatan dalam Perspektif Penegakan Disiplin Profesi Berdasarkan Permenkes No. 3 Tahun 2025. 11(2), 143.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.21167477

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ghania Alya Haviza, Yovita Arie Mangesti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704