Dampak Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Gizi Anak Di Menes Kabupaten Pandeglang

Diah Dahlia, Nanda Hafizh Pratama, Julianti Julianti

Abstract


Keberhasilan pembangunan suatu wilayah ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas, yaitu SDM yang memiliki fisik kuat, mental kokoh, kesehatan optimal, serta tingkat prestasi yang baik. Pengembangan dan pembinaan SDM yang berkualitas tinggi dimulai sejak awal, yaitu saat masa sekolah. Anak yang berusia sekolah adalah periode transisi dari kanak-kanak menuju kedewasaan. Terdapat perkembangan mental, fisik, dan emosional yang cukup pesat pada periode ini. Anak-anak pada usia sekolah mulai lebih serius dalam mengekspresikan ide secara objektif dan mulai belajar untuk menerima hal-hal baru yang mereka lihat dan dengar. Setiap anak memiliki hak untuk hidup, berkembang, tumbuh, dan berpartisipasi secara layak, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial yang sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial. Pendidikan gizi merupakan salah satu prioritas utama di berbagai daerah terutama daerah terpincil/pelosok. Kebutuhan gizi anak balita (di bawah lima tahun) sangat krusial, karena pertumbuhan dan perkembangan yang cepat terjadi pada rentang usia ini. Pemberian gizi yang seimbang pada masa balita ini dilakukan agar dapat mendukung perkembangan mereka secara optimal. Kekurangan gizi pada anak-anak balita berdampak pada masalah pertumbuhan yang mengakibatkan gangguan perkembangan anak. Oleh karena itu, keadaan gizi sangat berpengaruh pada perkembangan di masa mendatang.


Keywords


Pertumbuhan Anak, Pertumbuhan Gizi, Pendidikan Gizi

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S. Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2001

Bakhrudin All Habsy. (2017). Seni Memehami Penelitian Kuliatatif Dalam Bimbingan Dan Konseling : Studi Literatur. Jurkam: Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90–100.

Https://Www.Neliti.Com/Publications/177169/Seni-Memehami-Penelitian-Kuliatatif-Dalam-Bimbingan-Dan-Konseling-Studi-Literatur.

Bintang, A. B. M. and Woyanti, N. (2018) ‘Pengaruh PDRB, Pendidikan, Kesehatan, Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Jawa Tengah (2011-2015)’, Media Ekonomi dan Manajemen, 33(1), pp. 20–28. doi: 10.24856/mem.v33i1.563.

Harniwita. 2008. Dampak dari Tingkat Pendapatan Terkait Gizi Keluarga Di Desa Bamboo Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Vol. IX, N° 1. Jurnal penelitian, ( daring ), diakses 17 Juni 2013. Lutviana. Budiono. I.

Kusumawardhani, N., & Martiano, D. (2011). KAITAN ANTARA PREVALENSI GIZI BURUK DENGAN PDRB PER KAPITA DAN TINGKAT KEMISKINAN SERTA ESTIMASI KERUGIAN EKONOMI AKIBAT GIZI BURUK PADA BALITA DI BERBAGAI KABUPATEN/KOTA DI PULAU JAWA DAN BALI. Jurnal Gizi dan Pangan, 6(11).

Linda, O dan Hamal, DK.. 2011. Hubungan pendidikan dan pekerjaan Orang Tua Serta Pola Asuh Dengan Status Gizi Balita Di Kota dan Kabupaten Tangerang Banten. Skripsi. Kesehatan Masyarakat. FIKES UHAMKA.

Masrin, Paratmanitya, Y., & Aprilia, V. (2014). Household food security correlated with stunting in children 6-23 months. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 2(3), 103–115.

Pieters, H., Guariso, A., & Vandeplas, A. (2013b). Conceptual Structure for the Examination of the Factors Influencing Food and Nutrition 2010. Prevalensi Dan Faktor Penyebab Munculnya Kekurangan Gizi Pada Balita. Jurnal Kesehatan Publik.

Ismail, V. Y., Nurhayati, E., Fadhlillah, P. R., Ekonomi, F., & Yarsi, U. (2023). PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN PANDEGLANG DENGAN PENDEKATAN PERUBAHAN PERILAKU EKONOMI MASYARAKAT. 1(1), 1–12.

Jelahut, Y. E., Jehamat, L., Oiladang, C. S., & Jelahut, F. E. (2023). Fenomena Stunting Sebagai Dampak Degradasi Kesejahteraan Sosial-Ekonomi Masyarakat. Jurnal Dakwah Tabligh, 24(2), 1–13. https://doi.org/10.24252/jdt.v24i2.41010.

Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Dampak stunting terhadap perubahan kognitif dan pencapaian belajar. Jurnal Mayoritas, 8(2), 273–282.

Prabawati, T. (2016). Analisis Dampak Indikator Ketersediaan, Akses, dan Penyerapan Pangan dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Tuban. Universitas Brawijaya.

Sulistyoningsih, H. 2011. Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak.Yogyakarta:GrahaIlmu.

Tirta, Emanuella Bungasmara Ega. (2025). Waspada! Jakarta Menuju Kota Sepi Kelahiran. Retrieved from CNBC Indonesia website: https://www.cnbcindonesia.com/research/20250207111516-128-608790/waspada-jakarta-menuju-kota-sepi-kelahiran. Diakses pada tanggal 4 Juni 2025

Yunida, E. 2005. Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Berat Badan dan Tinggi Badan Anak Baru Masuk Sekolah Di SD Negeri No.06083 Kota Medan. Skripsi.Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Zed Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan (3 Ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

https://www.bantennews.co.id/banyak-penduduk-miskin-di-pandeglang-ribuan-anak-terkena-stunting-dan-gizi-buruk.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15715837

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Julianti Julianti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704