Evaluasi Film sebagai Sarana Pengembangan Identitas Diri Siswa SMP/MTs

M. Fazli, Firman F, Netrawati N

Abstract


Adolescence is a critical stage in the formation of self-identity, where junior high school students begin to explore values, interests, and social roles. Film media, as a form of strong visual communication, has great potential in supporting the development of students’ self-identity. This study aims to evaluate how film can be an educational and reflective medium in the process of forming self-identity. The method used is a literature study with a descriptive-qualitative approach, by analyzing various studies, scientific articles, and theories of adolescent development. The results of the study indicate that films that have adolescent characters, positive values, and reflective narratives can improve students’ understanding of identity, life values, and future goals. The use of film in educational activities, especially guidance and counseling, can be an effective strategy in building students’ self-awareness and empathy.


Keywords


Film evaluation, Self-identity, Adolescents, Character education

Full Text:

PDF

References


Bandura, A. (2016). Teori kognitif sosial: Sebuah perspektif agenik. Annual Review of Psychology, 52(1), 1–26.

Corey, G. (2023). Teori dan praktik konseling dan psikoterapi (edisi ke-11). Boston, MA: Cengage Learning.

Creswell, J. W. (2015). Desain penelitian: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan campuran (edisi ke-4). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Damayanti, I. L. (2015). Pendidikan karakter dalam film “Laskar Pelangi”. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(1), 45–56.

Erikson, E. H. (2018). Identitas: Remaja dan krisisnya. New York, NY: W. W. Norton & Company.

Goleman, D. (2016). Kecerdasan emosional: Mengapa lebih penting daripada IQ. New York, NY: Bantam Books.

Herrman, J. W. (2021). Pengaruh media terhadap perkembangan identitas remaja: Sebuah tinjauan naratif. Journal of Adolescent Research, 36(2), 123–138. https://doi.org/10.1177/0743558420928888

Ifdil, I., Syahputra, Y., Ardi, Z., & Zola, N. (2021). Media film sebagai strategi dalam layanan bimbingan dan konseling untuk pengembangan nilai karakter siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9(1), 34–41.

Krippendorff, K. (2019). Analisis isi: Pengantar metodologi (edisi ke-4). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Lent, R. W., Brown, S. D., & Hackett, G. (2024). Teori karier kognitif sosial dan penerapannya. Dalam S. D. Brown & R. W. Lent (Ed.), Pengembangan dan konseling karier: Menerapkan teori dan riset ke dalam praktik (edisi ke-3, hlm. 115–145). Hoboken, NJ: Wiley.

Lickona, T. (2021). Mendidik untuk karakter: Bagaimana sekolah dapat mengajarkan rasa hormat dan tanggung jawab. New York, NY: Bantam Books.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moon, J. A. (2024). Refleksi dan praktik reflektif dalam pembelajaran: Teori dan penerapannya dalam pendidikan. London: Routledge.

Niemi, H., & Multisilta, J. (2016). Digital storytelling dalam mempromosikan keterampilan abad 21 dan keterlibatan siswa. Technology, Pedagogy and Education, 25(4), 451–468. https://doi.org/10.1080/1475939X.2015.1074610

Patton, M. Q. (2022). Metode penelitian dan evaluasi kualitatif: Mengintegrasikan teori dan praktik (edisi ke-4). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Santrock, J. W. (2018). Remaja (edisi ke-17). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Saputra, M. (2020). Media film sebagai sarana pendidikan karakter: Sebuah tinjauan teoretis. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 9(5), 1–10.

Taylor, S., & Francis, D. (2015). Mengeksplorasi emosi dalam penelitian naratif: Wawasan dari studi identitas mahasiswa. European Educational Research Journal, 14(1), 81–96. https://doi.org/10.1177/1474904114568883

White, M., & Epston, D. (2020). Pendekatan naratif untuk tujuan terapeutik. New York, NY: Norton & Company.

Yunita, R. (2018). Representasi toleransi dalam film “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” sebagai media pembelajaran multikultural. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(2), 167–180.

Yusof, N., Yusof, R., & Saleh, N. S. (2019). Film sebagai media pendidikan moral: Persepsi dan pengalaman belajar mahasiswa. Malaysian Journal of Learning and Instruction, 16(2), 45–66. https://doi.org/10.32890/mjli2019.16.2.3

Zed, M. (2024). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15653944

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 M. Fazli, Firman F, Netrawati N

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704