Kondisi Sosial-Ekonomi dan Alasan Bertahannya Masyarakat di Daerah Rawan Banjir di Kelurahan Hamdan Medan Maimun Kota Medan
Abstract
This study shows that people in Hamdan Village have diverse social responses in dealing with floods. For old residents, floods are not a big problem because they have become part of their daily lives, while newcomers tend to be more psychologically affected. Although floods often occur, people still try to anticipate their impacts, such as building houses with high foundations and helping each other when disasters occur. Floods actually strengthen social relations in the community through cooperation in evacuation, early warning, and post-flood mutual cooperation. Economically, people in Hamdan Village generally have low-skilled jobs, such as factory workers, small traders, or laundry workers. Floods disrupt several livelihoods, especially for those who work from home or depend on the conditions of the surrounding environment. However, government assistance and social organizations help maintain the economic stability of the community during floods. People’s decisions to remain in flood-prone areas are influenced by various factors, including emotional attachment to their family’s inherited residence, strong social ties with the surrounding environment, and economic limitations that make it difficult for them to move to a safer place. In addition, the strategic location of Hamdan Village is also the main reason they remain, especially because of easy access to the workplace and relatively affordable living costs.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arashi Fahreza B. et al., (2024). Analisis Dampak Bencana Banjir terhadap Kondisi Sosial dan Ekonomi pada Masyarakat. BANDAR: Journal Of Civil Engineering.
Asy'ari, Q. (2018). Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pasca Bencana Di Kabupaten Pamekasan (Studi Kasus Banjir, Longsor dan Kekeringan di Pamekasan 2007). J-MACC: Journal of Management and Accounting, 1(2), 153-168.
Basrowi, B., & Juariyah, S. (2010). Analisis kondisi sosial ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Jurnal ekonomi dan pendidikan, 7(1), 17203.
Bencana, B. N. P. (2013). Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Dipetik April, 20, 2017.
Dinda, D. H., & Ginting, W. O. (2023). Strategi Pendukung Sumber Daya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tebing Tinggi Dalam Penanggulangan Banjir Di Kecamatan Tebing Tinggi Kota. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 323-339.
Febrianto, V., Lunardi, A. A., Hidayat, R. N., & Kusumasari, I. R. (2024). Pengaruh faktor sosial dan budaya dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 5(4).
Hutagalung, R. (2021) ‘Karakteristik Sosial Ekonomi Permukiman Informal Bantaran Sungai Deli di Kelurahan Hamdan Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan’, Repository Institusi Universitas Sumatera Utara [Preprint]. doi:https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/35191?show=full&utm.
Indonesia, I. A. (2021). Standar akuntansi keuangan.
Lekatompessy, E. I., Lasaiba, M. A., & Manakane, S. E. (2023). Dampak Bencana Banjir Bendungan Wae Ela terhadap Lingkungan di Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Pendidikan Geografi, 4(2), 60– 68.
Mujiyati, S. E. (2023). Buku Ajar Penanggulangan Bencana Alam. Penerbit P4I.
Noor, T. (2018). rumusan tujuan pendidikan nasional pasal 3 undang-undang sistem pendidikan nasional No 20 Tahun 2003. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 2(01).
Oktafia Indah Lestari, I. (2021). PENERAPAN PENCATATAN PENDAPATAN DAN BEBANPADA WAREHOUSE PT. SUPRA RAGA TRANSPORT (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta).
Palullungan, L., Rorong, I. P., & Maramis, M. T. B. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani hortikultura (studi kasus pada usaha tani sayur kentang di Desa Sinisir Kecamatan Modoinding). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(3).
Pemani, I., Warouw, F., & Supardjo, S. (2019). Karakteristik Adaptasi struktural menurut tingkat kerentanan bencana banjir di permukiman sepanjang bantaran Sungai Sawangan Kota Manado. SPASIAL, 6(2), 398-409.
Persada, C., Maymuni, N., & Prasetya, D. B. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat Tetap Bermukim di Kawasan Rawan Bencana Banjir (Studi Kasus: Kalibalau Kencana, Kota Bandar Lampung). Simposium Nasional Ilmu Teknik, 1-11.
Pratiwi, N. M. (2008). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Masyarakat Tetap Tinggal di Daerah Rentan Bencana (Studi Deskriptif Pada Masyarakat Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu). Depok: Skripsi Universitas Indonesia.
Purniawan D. (2017). KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PADA AREA TERDAMPAK BENCANA BANJIR (Studi Kasus Di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang). Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. 5 (1). Diakses secara online melalui https://core.ac.uk/download/pdf/230707451.pdf
Ramayulis, H. (2013). Profesi & Etika Keguruan. Jakarta: Kalam Mulia. Kalam Mulia.
Rusmaniah, R., Arisanty, D., Abbas, E. W., & Angriani, P. (2025). Kearifan Lokal Masyarakat dalam Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Sungai Tabuk: Community Local Wisdom in Flood Disaster Mitigation in Sungai Tabuk Sub-district. Anterior Jurnal, 24(1), 1-9.
Sari, D. M. (2023). Studi Kepadatan Tikus dan Identifikasi Bakteri Leptospira sp. di Area Rawan Banjir Desa Lowa Kabupaten Wajo= Study of Rat Density and Identification of Leptospira sp. in Mice in Flood-Prone Areas, Lowa Village, Wajo Regency (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Setiawan, R. (2022). Dampak Bencana Banjir Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Desa Sedayu Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Tahun 2021.
Sugiyanto, K. (2002). Penyebab Terjadinya Banjir. Penyebab Banjir.
Susilawati, S., Monalisa, F., & Zulfina, R. D. E. (2024). Dampak Banjir Terhadap Masyarakat di Kota Tanjungpinang (Studi Kasus: Perumahan Taman Harapan Indah Tanjungpinang Timur). Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 2(1), 356-363.
Umum, P. (2007). Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat. Bali: Yayasan IDEP
Widhagdha, M. F., Muktiyo, W., Kartono, D. T., & Padmaningrum, D. (2023). Pengaruh Nilai Budaya Dalam Proses Pengambilan Keputusan Komunikasi CSR di Indonesia. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(1).
Wismabrata, M.H. (2024) Bencana Banjir di kota Medan: Pemicu, Dampak Dan Imbauan pemerintah, KOMPAS.com. Available at: https://medan.kompas.com/read/2024/11/29/073612578/bencana-banjir-di-kota-medan-pemicu-dampak-dan-imbauan-pemerintah (Accessed: 23 February 2025).
Wismarini, T. D., & Sukur, M. (2015). Penentuan tingkat kerentanan banjir secara geospasial. Dinamik, 20(1).
Yulaelawati, E. (2008). Mencerdasi bencana: banjir, tanah longsor, tsunami, gempa bumi, gunung api, kebakaran. Grasindo.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Firli Nur Afdilla Sirait

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN : 3025-6704





