Peran Indonesia Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Wilayah Sabah antara Malaysia Dari Filipina
Abstract
Jurnal ini membahas ini membahas sengketa wilayah antara Malaysia dan Filipina atas Sabah, sebuah negara bagian di Malaysia yang terletak di bagian utara pulau Kalimantan. Konflik ini bermula dari klaim Kesultanan Sulu atas wilayah tersebut, yang diyakini telah disewakan kepada British North Borneo Company pada tahun 1878 dan diwarisi oleh Malaysia setelah kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1957. Perselisihan ini telah berlangsung selama beberapa dekade dan melibatkan banyak pihak, termasuk upaya diplomatik dan militer oleh kedua belah pihak. Indonesia, sebagai negara tetangga, telah berperan dalam memediasi konflik tersebut, namun keterlibatannya masih terbatas. Jurnal ini juga membahas dinamika perselisihan Sabah yang merupakan permasalahan kompleks yang melibatkan faktor sejarah, hukum, dan politik. Perselisihan ini masih belum terselesaikan, dan baik Malaysia maupun Filipina terus menegaskan klaim mereka atas Sabah. Lalu dapat di simpulkan bahwa konflik tersebut merupakan masalah bilateral antara Malaysia dan Filipina, dan penyelesaiannya masih merupakan tantangan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
https://id.wikipedia.org/wiki/Persengketaan_Sabah
https://media.neliti.com/media/publications/35369-ID-serangan-bersenjata-kesultanan-sulu-terhadap-wilayah-sabah-malaysia-berdasarkan.pdf
https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi/article/view/84/16,
https://en.m.wikipedia.org/wiki/North_Borneo_dispute
https://theaseanpost.com/article/sabah-dispute-refuses-go-away
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.10044932
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Abdul Asha Syahdad, Muchamad Nauval N S, Prilla Marsingga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN : 3025-6704





