The Economic Dynamics of Oil Palm Farmers in Kenagarian Kinali, Kinali District, West Pasaman Regency (20032020)
Abstract
This study examines changes in the economic conditions of the community in Kenagarian Kinali, West Pasaman, following the development of oil palm plantations. Before 2003, the community primarily depended on traditional agriculture, including rice, corn, rubber, and cocoa, with relatively low incomes. Since 2003, oil palm cultivation has gradually replaced these activities because of its greater economic potential. Using the historical methodheuristics, source criticism, interpretation, and historiographythis study collected data through literature, documentation, and interviews with farmers, plantation workers, traders, farmer groups, and nagari officials. The findings indicate that from 2003 to 2020, oil palm plantations expanded significantly, increasing production and the number of farmers. This development improved household incomes, employment opportunities, education, asset ownership, lifestyles, and local economic activities. However, communities also experienced challenges, including dependence on fluctuating fresh fruit bunch prices, rising production costs, and unstable incomes. Overall, oil palm development significantly transformed the socioeconomic structure of the Kinali community.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
BPS Pasaman Barat. (2020). Kecamatan Kinali dalam angka 2020. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasaman Barat.
Ginting, M. S., Aznur, T. Z., & Lubis, F. A. (2020). Analisis kelayakan finansial kelapa sawit rakyat di Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Agro Estate, 4(2), 110.
Hafiz, M., Putri, R. E., & Ulni, A. Z. P. (2025). Analisis lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat tahun 20132023. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 25142520.
Heryadi, D. Y., Khaswarina, S., Aprilia, M., Mustaqim, Idawati, Sinaga, H., Erlina, Y., et al. (2023). Sosial ekonomi pertanian. CV HEI Publishing Indonesia.
Judawinata, M. G., & Setiawan, I. (2023). Redefinisi petani: Diskursus Indonesia vis-a-vis Barat. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(1), 10931110.
Kuntowijoyo. (2018). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Prasetyo, D., & Irwansyah. (2020). Memahami masyarakat dan perspektifnya. JMPIS: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(1), 18.
Profil Nagari. (2020). Kecamatan Kinali.
Pratama, R. P., Nazmi, R., & Kaksim. (2026). Kehidupan Sosial Ekonomi Petani Jagung Di Nagari Geragahan Kampung Tabuah Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2007-2022. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01).
Putri, F. D., & Fitrisia, A. (2021). Perkebunan sawit dan kehidupan perekonomian di Pasaman Barat 20042020. Kronologi, 3(1), 3144.
Ramadhani, R. (2020). Peran sektor pertanian dan perkebunan dalam perekonomian negara agraris. Jurnal Ekonomi Pertanian, 5(1), 19.
Redja, M. (2000). Pengantar pendidikan. Grafindo Persada.
Sembihingan, R. G. H., Matheosz, J. N., & Mawara, J. E. T. (2023). Kehidupan sosial ekonomi petani kelapa Desa Raku Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Holistik, 16(2), 114.
Sidharta, V., Tambunan, R. M., Ghaniyyu, A., et al. (2024). Suatu kajian: Pembangunan pertanian Indonesia. Jurnal UMJ, 2020, 110.
Siti, J., et al. (2025). Kondisi sosial ekonomi petani padi di Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo (Studi kasus: Kelurahan Wongkaditi Barat dan Kelurahan Dulomo Utara). Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner, 2(2), 112.
Sufyan, F. H., & Arsa, D. (2017). Kuda bendi di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat hingga akhir abad ke-20. Mozaik Humaniora, 17(1), 4571.
Sulfan, & Mahmud, A. (2018). Konsep masyarakat menurut Murtadha Muthahhari (Sebuah kajian filsafat sosial). Jurnal Aqidah-Ta, 4(2), 110.
Wonua, A., Rais, F. F., & Gamsir. (2023). Pelaksanaan sistem bagi hasil antara pemilik sawah dengan petani penggarap ditinjau dari ekonomi Islam (Studi kasus di Kelurahan Waliabuku Kec. Bungi Kota Bau-Bau). Jurnal Ekonomi, 8(1), 110.
Zubir, Z. (2016). Bahari, sawit, dan wisata: Dinamika Nagari Air Bangis dalam perspektif sejarah sosial. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 2(1), 115.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.21968021
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Yelia Citra, Meldawati M, Kaksim K

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN : 3025-6704





