Debt Rationality, Survival Strategy, Female Online Drivers, Max Weber's Theory of Rationality.

Hasan Ridho Abdillah, Diyah Utami

Abstract


This study aims to analyze the rationality of debt as a survival strategy for female online drivers in Sidoarjo. This phenomenon arises due to vulnerable socioeconomic conditions, characterized by uncertain income, high household needs, and limited access to formal employment. This leads women to choose to work as online drivers. However, their income is insufficient to meet their needs, ultimately leading to debt as a strategy. The research method used was qualitative, using Max Weber's interpretive phenomenological approach, Verstehen, supported by Michael Agar's ethnographic analysis through thematic coding. Data collection techniques were conducted through observation and in-depth interviews with 10 informants using snowball sampling. The results of the study indicate that the socioeconomic conditions of female online drivers are unstable, thus encouraging the emergence of various social action motives, such as fulfilling consumptive, productive, and lifestyle needs. Debt was chosen as a rational strategy because it is considered a quick solution to deal with economic pressures. The practice of debt is carried out through various sources, both formal, semi-formal, and informal, even developing into a "dig a hole to cover a hole" pattern as a short-term strategy. From the perspective of Max Weber's theory of rationality, the act of debt reflects the dominance of practical rationality and instrumental actions, although in practice it is also influenced by emotional factors, values, and social customs. Debt is interpreted as a tool to maintain family survival, but also has the potential to cause economic and psychological stress.

Keywords


This study aims to analyze the rationality of debt as a survival strategy for female online drivers in Sidoarjo. This phenomenon arises due to vulnerable socioeconomic conditions, characterized by uncertain income, high household needs, and limited access

Full Text:

PDF

References


Andriani, N. (2023). Strategi survival masyarakat korban PHK pendahuluan. 3(2), 1–9.

Anonim. (n.d.). Agar-speaking of ethnography (1986).pdf.

Ariyanti, O., Sampaio, D., & Bailey, A. (2025). Pengalaman lansia dengan layanan transportasi berbasis aplikasi di Indonesia: Di persimpangan antara kesehatan, gender, literasi digital, dan keterjangkauan.

Azhar, A., & Bengkel, B. (2022). Strategi bertahan hidup pengemudi ojek online selama masa pandemi Covid-19 di Kota Matsum II Medan. Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik, 2(1), 13–23.

Bado, B. (2021). Model pendekatan kualitatif: Telaah dalam metode penelitian ilmiah.

Bashitq, B. A. S. (2024). The existence of female online motorcycle taxi drivers as a form of gender equality. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 60–69.

BFI. (2024). Definisi utang: Jenis, manfaat, risiko, dan cara mengelolanya. Admin BFI. https://www.bfi.co.id/id/blog/definisi-hutang-jenis-manfaat-risiko-dan-cara-mengelola

Byrne, A., Brooks, M., & Baillie Gifford. (2000). Keuangan perilaku: Teori dan bukti.

Callegari, J., Liedgren, P., & Kullberg, C. (2020). Utang yang bergender: Tinjauan studi cakupan penelitian tentang perolehan dan pengelolaan utang pada rumah tangga tunggal dan berpasangan.

Chalermpong, S., Kato, H., Thaithatkul, P., Ratanawaraha, A., Fillone, A., & Hoang-tung, N. (2023). Aplikasi transportasi online di Asia Tenggara: Tinjauan pustaka.

Courtright, T., & Behrens, R. (2025). Peran dan dampak ojek: Tinjauan sistematis. 89, 104–116.

Damayanti, N. (2021). Strategi bertahan pengemudi ojol di masa pandemi Covid-19 di Kota Makassar. Emik, 4(1), 70–83.

Denzin, N. K. (2009). Handbook of qualitative research.

Fanani, M. H., & Hidayah, N. (2021). Faktor-faktor yang melatarbelakangi perempuan sebagai pengemudi ojek online di Yogyakarta. E-Societas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 10(4), 2–16.

Fitriani, A. A. (2021). Jurnal analisis perbedaan pendapatan ojek sepeda motor berbasis online di Kota Surabaya.

Forssbæck, J., Jankensgård, H., & Moursli, R. (2025). Bertahan hidup: Kompleksitas utang sebagai mekanisme penundaan kebangkrutan.

Herudiati, S. E. (2023). Ibu rumah tangga yang bekerja sebagai ojek online (Studi fenomenologi). An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan, 2(2), 111–116.

Hasselwander, M., Martin, E., Mukamana, L., Kolarova, V., Mwaura, N., & Schwanen, T. (2025). Niat perempuan untuk bekerja di profesi yang didominasi laki-laki: Kasus pengemudi ojek di Kigali, Rwanda.

Isaroh, S. N., & Pujianto, W. E. (2023). Peran ojek online wanita guna menambah perekonomian keluarga. Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(3), 92–103.

Jullanar, I., Setiawan, M. C. A., & Astuti, W. R. D. (2024). Kerja sama UN Women dengan Gojek dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals-5: Gender equality di Indonesia. Indonesian Journal of International Relations, 8(1), 53–76.

Larasati, N. A., et al. (2021). Gender inequality against female online ojek driver (Case study on Grab Queen community in Malang City). Jurnal Perempuan dan Anak, 4(2), 86–103.

Massauna, M. W., Hamra, S., Nuratika, & Panggoa, E. (2025). Kesenjangan sosial di perkotaan: Kemiskinan dan ketimpangan. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(5), 7869–7874.

Moser, C., & Dani, A. A. (2008). Assets, livelihoods, and social policy.

Mursalina, A., Milda, A., Musa, T., Alamri, A. R., & Marini, M. (2023). Perempuan driver ojek online bentuk kesetaraan gender di Pontianak. Journal of Feminism and Gender Studies, 3(2), 2–146.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik LPBBTI Juni 2024.

Prayoga, P. D. (2024). Stereotip sebagai konsep diri pengemudi ojek online perempuan (Studi kasus di Kecamatan Ciracas Kota Jakarta Timur).

PuskoMedia. (2024). Mengenal jenis utang dan dampaknya: Panduan untuk memahami sifat utang dan implikasinya. https://www.bhuanajaya.desa.id/mengenali-jenis-utang-dan-dampaknya-panduan-untuk-memahami-sifat-utang-dan-implikasinya/

Putri, A., & Arsi, A. A. (2023). Ketidakadilan gender terhadap perempuan pengemudi ojek online (PPOO) di Kota Semarang (Studi pada perempuan pengemudi Grab). Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 12(1), 177–191.

Rahayu, V. V. E., Sukidin, S., & Suharso, P. (2020). Perempuan pengemudi Go-Jek di Jember. Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial, 14(1), 261.

Rais, L., Ramli, U., Hidaya, N., Halik, W., & Purnomo, A. (2023). Peran domestik dan hubungan sosial dalam keluarga perempuan pengemudi ojek online Maxim di Kota Makassar. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 8(2), 296–306.

Ritzer, G. (2022). Kontemporer teori sosiologi dan akar klasiknya.

Rosyada, M., Vigiawati, A., & Pekalongan, I. (2020). Strategi survival UMKM batik tulis Pekalongan di tengah pandemi Covid-19.

Samudra Sundari, A., & Harianto, S. (2023). Fenomena driver ojek online wanita sebagai bentuk ketidaksetaraan gender: Ditinjau dari teori Talcott Parsons. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan, 5, 269–281.

Setyawan, K. G. (2023). Strategi bertahan hidup ojek online di Kota Surabaya pada masa pandemi Covid-19 (Studi kasus di Raya Mulyosari). Paradigma, 12, 171–180.

Shabrina, A. A., & Sarmini, S. (2022). Konstruksi sosial kemandirian perempuan di era globalisasi (Studi fenomenologi perempuan pengemudi ojek online di Kota Surabaya). Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 11(2), 398–412.

Shobichul, M., & Wiyono, D. F. (2023). Supir taksi di Kota Malang. 8(2), 180–188.

Sia, V. (2025). Pengertian utang, jenis, dan ciri-ciri dalam perusahaan. https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-dan-jenis-utang/

Sulaiman. (2020). Pengantar metode penelitian (Vol. 11).

Sulistyawati. (2023). Penelitian kualitatif: Metode penelitian kualitatif (Vol. 5).

Syahra, R. (2003). Modal sosial: Konsep dan aplikasi perkembangan konsep modal sosial. 5(1), 1–22.

Tesha, D. N. G. A. K. (2020). Households livelihood coping strategies in the urban informal settlements: The case of Mlalakuwa, Dar-es-Salaam Tanzania. 7(7), 6046–6075.

Wijaya, I. (2022). DE amendemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan liabilitas jangka panjang dengan kovenan.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.20196683

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Hasan Ridho Abdillah, Diyah Utami

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704