Relevance of Content Standards to Learners’ Needs in Community Education at PKBM Garuda Giver Pekanbaru

Muhammad Rizki, Rahmat Fahmi

Abstract


This study examines the relevance of content standards to the needs of learners in community education at PKBM Garuda Giver, Pekanbaru. Using a qualitative approach with in-depth interview method involving the Head of PKBM Garuda Giver as the key informant, this study finds that relevant content standards constitute the primary foundation for effective and impactful learning within the community. The discussion begins with a conceptual review of content standards in non-formal education, then sharpened through analysis of actual practices at PKBM Garuda Giver. The institution has proven to operationalize content Package A ,Package B and C. The curriculum is developed from the actual needs and problems of learners, not from administrative templates. Resulting in meaningful learning processes and sustainable impact on learners' lives..


Keywords


content standards, learner needs, PKBM Garuda Giver, community education, non-formal curriculum

Full Text:

PDF

References


Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Herder and Herder.

Kamil, M. (2011). Pendidikan Nonformal: Pengembangan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Knowles, M. S. (1980). The Modern Practice of Adult Education: From Pedagogy to Andragogy. Englewood Cliffs: Prentice Hall.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs: Prentice Hall.

Kurniawan, H. (2021). Monitoring dan Evaluasi dalam Pendidikan Nonformal: Strategi Adaptif di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 95–108.

Mezirow, J. (1991). Transformative Dimensions of Adult Learning. San Francisco: Jossey-Bass.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Mutrofah, M., & Ganiadi, G. (2023). Peran Supervisi dalam Meningkatkan Kompetensi Tutor pada Pendidikan Non Formal di Era Society 5.0. Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 36–40.

Nurhalimah, S., & Saepudin, A. (2022). Efektivitas Program Pendidikan Masyarakat Berbasis Kebutuhan Komunitas. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 16(2), 101–116.

Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Prasetyo, A., & Hamid, M. A. (2022). Pembelajaran Berbasis Pengalaman dalam Pendidikan Orang Dewasa: Kajian Teoritis dan Praktis. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 55–70.

Rahmawati, D., & Suherman, A. (2023). Dampak Pembelajaran Partisipatif terhadap Kemandirian dan Keberdayaan Warga Belajar di Program Kesetaraan. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(1), 45–60.

Sunaryo, H., & Wahyudin, U. (2021). Pendidikan Partisipatif: Teori dan Praktik dalam Pendidikan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Susanto, B., & Marlina, E. (2023). Strategi Fasilitasi Pembelajaran Partisipatif dalam Program Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 134–149.

Wibowo, H., & Lestari, S. (2024). Budaya Dialog dalam Komunitas Belajar sebagai Fondasi Kapasitas Kritis Warga Belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 31(1), 78–92.

Yuliani, N., & Pratama, D. (2022). Implementasi Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kompetensi Pendidik di Lembaga Pendidikan Nonformal. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(3), 21–35.

Anwar, M. (2019). Pendidikan Nonformal dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Arifin, Z. (2020). Evaluasi Pembelajaran: Prinsip, Teknik, dan Prosedur. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan. (2021). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan. Jakarta: Kemendikbud.

Hamalik, O. (2019). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Handayani, T., & Kurniasih, I. (2022). Implementasi Kurikulum Berbasis Kebutuhan dalam Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 11(2), 120–132.

Hasibuan, M. (2021). Manajemen Pendidikan Nonformal. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Iskandar, D. (2023). Strategi Pembelajaran Orang Dewasa dalam Pendidikan Kesetaraan. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 18(1), 55–67.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Standar Nasional Pendidikan Kesetaraan. Jakarta: Kemendikbud.

Kusnadi. (2018). Pendidikan Orang Dewasa dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Latifah, N., & Hidayat, R. (2024). Inovasi Pembelajaran Daring dalam Pendidikan Nonformal. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 44–58.

Mulyasa, E. (2021). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2018). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nugroho, R., & Setiawan, A. (2022). Model Pembelajaran Partisipatif dalam Pendidikan Masyarakat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 10(2), 88–100.

Permendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat. Jakarta: Kemendikbud.

Rahardjo, M. (2021). Metode Pengumpulan Data Penelitian Pendidikan. Malang: UIN Malang Press.

Rohman, A. (2019). Pendidikan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sanjaya, W. (2020). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Setiawan, B., & Lestari, D. (2023). Relevansi Kurikulum Pendidikan Nonformal terhadap Dunia Kerja. Jurnal Pendidikan dan Ketenagakerjaan, 5(1), 33–45.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2020). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suryadi, A. (2019). Pendidikan Nonformal dalam Perspektif Pemberdayaan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sutrisno, E. (2021). Evaluasi Program Pendidikan Nonformal. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 101–112.

Trianto. (2019). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Widodo, J., & Anwar, S. (2023). Penguatan Kapasitas Warga Belajar melalui Pendidikan Kesetaraan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 76–89.

Yusuf, A. M. (2021). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Zubaedi. (2018). Pendidikan Berbasis Masyarakat: Upaya Menawarkan Solusi terhadap Berbagai Problem Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azizah, N., & Pramuditya, S. (2022). Peran PKBM dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 10(1), 65–78.

Hidayati, U., & Suryono, Y. (2023). Strategi Pengembangan Program Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 11(2), 112–125.

Pranoto, H., & Widiastuti, E. (2021). Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Orang Dewasa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 145–158.

Saputra, R., & Firmansyah, D. (2024). Transformasi Digital dalam Pendidikan Nonformal. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 14(1), 23–37.

Utami, R., & Kholifah, S. (2022). Partisipasi Warga Belajar dalam Perencanaan Program Pendidikan Masyarakat. Jurnal Pemberdayaan, 8(2), 90–104.

Wahyuni, S. (2020). Manajemen Program Pendidikan Nonformal. Bandung: Alfabeta.

Zainuddin, M., & Hakim, L. (2023). Evaluasi Berbasis Partisipatif dalam Pendidikan Nonformal. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 50–63.

Sunaryo, A., & Wahyudin, D. (2021). Keterlibatan warga belajar dalam perencanaan kurikulum pendidikan nonformal sebagai strategi peningkatan relevansi program. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(2), 112–128.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.19607848

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Muhammad Rizki

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704