Utilization of regional assets as an instrument for increasing local own-source revenue (PAD) in North Toraja Regency

Jemi Pabisangan Tahirs

Abstract


The management of regional assets plays a strategic role in increasing Local Own-Source Revenue (Pendapatan Asli Daerah/PAD) and strengthening regional fiscal independence. This study aims to analyze the utilization of regional assets as an instrument for increasing PAD in North Toraja Regency, identify constraints in asset management, and formulate effective asset optimization strategies. This research employs a qualitative method with a descriptive and inductive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving informants from local government officials, members of the Regional House of Representatives (DPRD), and communities directly affected by regional asset utilization. The results indicate that most regional assets in North Toraja Regency have not been optimally utilized due to weak asset inventory systems, limited human resources, unclear legal status of assets, and insufficient coordination among regional government agencies. Nevertheless, several strategies—such as asset re-inventory, digitalization of asset management, cooperation with third parties, and the involvement of Village-Owned Enterprises (BUMDes)—have proven to positively contribute to the increase in PAD. Asset optimization also generates broader impacts, including the stimulation of local economic activities, job creation, and improvements in transparent and accountable asset governance. This study concludes that optimizing regional assets requires an integrated strategic approach supported by clear regulations, the use of information technology, capacity building of human resources, and collaboration with the private sector and BUMDes. Through these strategies, regional assets can become sustainable sources of revenue while supporting regional economic development in North Toraja Regency.


Keywords


regional assets, local own-source revenue, asset optimization, asset management, North Toraja Regency

Full Text:

PDF

References


Adhi, S. (2017). Optimalisasi Pemanfaatan Aset Daerah Sebagai Sumber Pad Di Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Semarang Tahun 2013–2015. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(1), 38-43.

Amelia, C. I. (2024). Pengaruh Rasionalisasi Retribusi Jasa Umum dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 terhadap Penerimaan Asli Daerah (Studi pada Pemerintah Kota Yogyakarta). WICARANA, 3(2), 61--74.

Andriyanto P. (2021). Analisis Manajemen Aset Terhadap Optimalisasipemanfaatan Aset

Berliani, K. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dan Dana Bagi Hasil Terhadap Belanja Modal (Studi Pada Kabupaten di Provinsi Jawa Barat tahun 2017-2022). JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 10(4), 2732-2739.

Budiyono, A., & Hopia, N. (2025). Strategi Penguatan Pendapatan Daerah dan Pengembangan Kemandirian Ekonomi Lokal Melalui Instrumen Ekonomi Islam: Studi Tentang Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf. Productivity: Journal of Integrated Business, Management, and Accounting Research, 2(1), 36-44.

Dewantara, D. A., Anwary, I., & Buana, M. S. (2023). Optimalisasi Aset Bangunan Daerah Sebagai Upaya Efisiensi Penggunaan Anggaran Sekaligus Untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 1776-1792.

Dewantara, D. A., Anwary, I., & Buana, M. S. (2023). Optimalisasi Aset Bangunan Daerah Sebagai Upaya Efisiensi Penggunaan Anggaran Sekaligus Untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 1776-1792.

Dewi, P. E. D. M., Saputra, K. A. K., & Prayudi, M. A. (2017). Optimalisasi pemanfaatan dan profesionalisme pengelolaan aset desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 2(2).

Djadjuli, D. (2018). Peran pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah.

Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 5(2), 8-21.

Ekawati, Y., Syafina, L., & Nasution, Y. S. J. (2023). Analisis Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Pengamanan Aset Tetap Kota Subussalam. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 9(3), 349-356.

Feijar, F., & Priyono, B. (2023). Pengelolaan Aset Daerah Berupa Tanah Dan Bangunan Sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kota Depok. Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship, 71-82.

Ghena, M. M., Carcaria, M. S. M., & Wellem, I. (2025). Optimalisasi Pemanfaatan Aset Tanah Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Sikka. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 8(1), 2393-2400.

Khaerunisa, R. N., & Saepudin, E. A. (2025). Strategi Optimalisasi Pemanfaatan Aset Daerah dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 2609-2618.

Komalasari, I., & Sucihati, R. N. (2024). Optimalisasi model pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 12(1), 59-70.

Labasido, E. R., & Darwanis, D. (2019). Analisis pengelolaan aset tetap daerah pada dinas pengelolaan keuangan aset daerah (DPKAD) Provinsi Aceh (Doctoral dissertation, Syiah Kuala University).

Permana, D. (2024). Strategi Optimalisasi Manajemen Aset Daerah Untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Journal Public Policy Services and Governance, 1(2), 78-85.

Pratama, A. P., & Utomo, D. D. (2024). Optimalisasi Pemanfaatan Aset Tetap Tanah Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur (Doctoral dissertation, IPDN).

Sari, R., Harlen, H., & Kornita, S. E. (2022). Analisis Pengelolaan Aset Daerah dalam Mendukung Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Kuantan Singingi. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 16(1).

Selang, K. (2022). Strategi Optimalisasi Aset Daerah untuk Penguatan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pemerintah Provinsi Maluku). Jurnal Widyaiswara Indonesia, 3(4), 241-252.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.18397758

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jemi Pabisangan Tahirs

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704