Implementasi Strategi dan Kebijakan Pendidikan Islam
Abstract
This study aims to examine strategies for combating the potential for corruption through the implementation of anti-corruption education within educational institutions, including both schools and universities. The research adopts a qualitative approach, with data obtained from various sources such as books, academic journals, scholarly articles, and other relevant literature. The primary objective of this study is to reinforce and internalize anti-corruption values among the younger generation, particularly within formal educational settings. This initiative is driven by the persistent prevalence of corruption in Indonesia, which remains a significant national issue. Several contributing factors to corrupt behavior have been identified, including individual moral failings, familial and societal influences, economic and political conditions, and organizational weaknesses. Anti-corruption education is recognized as an effective preventive measure, which should begin by instilling ethical values and integrity from an early stage. This is especially crucial for university students, who are regarded as future leaders and bear the responsibility of upholding national development and governance standards.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abu Ahmadi. (2020). Strategi Pengembangan Pendidikan Islam. ResearchGate
Ahmad Aziz Mubaroq et al. (2024). "Strategi Inovatif Dalam Mengintegrasikan Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Agama Islam". Advances in Education Journal.
Amin Abdullah. (2006). Islam dan Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: LKiS.
Aminuddin Bakry. (2010). Kebijakan Pendidikan: Pengantar untuk Memahami Kebijakan Pendidikan dan Kebijakan Pendidikan sebagai Kebijakan Publik. Pustaka Pelajar. 123dok
Azra, Azyumardi. (2002). Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Kompas.
Basri, H., & Yuliani, R. (2022). Desentralisasi Pendidikan dan Tantangan Sinergi Pusat-Daerah. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Departemen Agama RI. (2003). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Departemen Agama.
Dr. Suhardi, S.Pd.I, MA. (2010). Kebijakan Pendidikan Islam.
Fitriana, D. (2021). Membumikan Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi. Yogyakarta: Deepublish.
Fitriani, H. (2021). Tantangan Peningkatan Kualitas Guru di Era Digital. Yogyakarta: Deepublish.
Hadiyanto, A. (2021). Kebijakan Pendidikan Islam di Era Modern. Jakarta: Rajawali Pers.
Hamid, A. (2020). Metode dan Strategi Pendidikan Islam.
Hasyim, M. (2022). Globalisasi dan Tantangan Pendidikan Islam di Era Modern. Jakarta: Kencana.
Ismail, M. (2023). "Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Implementasi Kebijakan Pendidikan di Indonesia." Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 12(1), 34–49.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pendidikan Madrasah. Jakarta: Kemenag RI.
Newman, W. L., & Logan, J. (2020). Strategi Pengembangan Pendidikan Islam.
Nurazizah, S. (2021). Pendidikan Islam dan Desentralisasi: Membangun Sinergi antara Kemenag dan Pemda. Yogyakarta: Deepublish.
Nurbaiti, S. (2022). Pemberdayaan Lembaga Pendidikan Islam: Pendekatan Kebijakan dan Implementasi. Yogyakarta: LKiS.
Nurhadi. (2004). Pendidikan Kontekstual. Jakarta: Depdiknas.
Nurhayati, R. (2021). Ketimpangan Sarana Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran Digital. Yogyakarta: Deepublish.
Qowim, M. (2020). Metode dan Strategi Pendidikan Islam. ResearchGate
Rahman, M., & Suryani, D. (2023). "Integrasi Digital Literacy dalam Kurikulum Pendidikan Islam." Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 120-134.
Rohmat, A. (2022). Variasi Kualitas Guru dan Implikasinya terhadap Hasil Belajar Siswa. Jakarta: Rajawali Pers.
Silberman, M. (2006). Active Learning: 101 Strategies. San Francisco: Pfeiffer.
Shamsudin, Datuk Sheikh. (2023). "Integrasi Nilai Agama dalam Pendidikan."
Supriyadi, E. (2022). Problematika Pembiayaan Pendidikan di Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sutarto, D., & Mulyani, S. (2023). "Efektivitas Sertifikasi Guru terhadap Kinerja Mengajar: Studi di Sekolah Negeri dan Swasta." Jurnal Mutu Pendidikan, 10(1), 23–38.
Syahrul, A., & Karim, M. (2023). "Sekularisasi Pendidikan: Ancaman dan Strategi Respon Pendidikan Islam." Jurnal Pemikiran Islam dan Pendidikan, 14(1), 55–70.
Tilaar, H.A.R. (1999). Multikulturalisme dan Pendidikan Islam. Jakarta: Grasindo.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Zainuddin. (2008). Pendidikan Nilai dalam Perspektif Islam. Jakarta: RajaGrafindo.
Zuhdi, M. (2022). "Integrasi Sains dan Agama dalam Kurikulum Pendidikan Islam: Sebuah Keniscayaan di Era Global." Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 27(2), 101–118.
Zuhairini, et al. (1991). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Zulkarnaen, A., & Lestari, M. (2023). "Analisis Pemerataan Anggaran dan Sarana Pendidikan di Daerah Tertinggal." Jurnal Kebijakan Pendidikan Nasional, 8(1), 45-60.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.16739398
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Sri Wahyuni, M. Shahid Anggi E.R., Iwan Aprianto, Jamrizal J

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN : 3025-6704





