Peran Guru PAI Dalam Menjaga Kesehatan Mental Peserta Didik di SDN Tambakaji 03 Bringin Semarang

Moh. Andra Saifunnur, Arshan Shanie, Zaky Ahmad Maulvi, Alha Ihsaniyah Maula, Talitha Nur Zadha, Arvina Restu Maulina, Alya Fitria Ramadhani

Abstract


This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in maintaining the mental health of students at SDN Tambakaji 03 Bringin Semarang. The research employs a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with PAI and counseling teachers, and documentation of school activities. The findings reveal that PAI teachers act as mental mentors through curricular activities, extracurricular programs (such as Quran reading and writing), and the habituation of religious practices (congregational prayers, Quran recitations, and dhikr). This holistic approach integrates Islamic values—such as patience, gratitude, and trust in God—to help students manage emotions and confront life challenges. Teachers also serve as role models and informal counselors, fostering a religiously conducive environment for students’ mental development. However, the study identifies challenges, including insufficient training in Islamic psychology for teachers and the negative influence of social media. Collaboration with parents and counseling teachers is proposed as a solution to strengthen mentoring effectiveness. The conclusion emphasizes that PAI learning, integrated with spiritual and moral values, significantly contributes to shaping students’ mental health, equipping them to become resilient, virtuous individuals prepared to navigate life’s complexities.


Keywords


PAI Teachers, Mental Health, Islamic Religious Education, Character Building, SDN Tambakaji 03.

Full Text:

PDF

References


Al-Ghazali. (2011). Tazkiyatun Nafs: Penyucian Jiwa. Jakarta: Darul Haq.

Daradjat, Z. (1973). Membina Nilai-Nilai Moral di Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang.

Daradjat, Z. (1982). Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.

Frimayanti, A. (2017). Nilai Pendidikan dalam Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Gunawan, H. (2013). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hamidah, Rizka Nur, and Noneng Siti Rosidah. (2021). “Konsep Kesehatan Mental Remaja Dalam Perspektif Islam.” Prophetic Guidance and Counseling Journal 2 (1): 26–33. https://doi.org/10.32832/pro-gcj.v2i1.5122.

Hidayah, and Irwan Ruswandi. (2023). “Peran Keluarga Dalam Pendidikan Agama Dan Budaya Religius Pengaruhnya Terhadap Pembentukan Kesehatan Mental Remaja (Penelitian Di SMP Manbaul Ulum Cirebon).” Rayah Al-Islam 7 (1): 231–44. https://doi.org/10.37274/rais.v7i1.658.

Hamidah, R. N., & Rosidah, L. (2021). Konsep Kesehatan Mental Remaja Perspektif Islam. Jakarta: Prenadamedia.

Hamed Hilal, AlYahmady, and Saleh Said Alabri. (2013). “Using NVivo for Data Analysis in Qualitative Research.” International Interdisciplinary Journal of Education 2 (2): 181–86.

Harmonika, Sri. (2019). “Islamisasi Ilmu Pengetahuan Ismael Raji Al-Faruqi.” At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 3 (1): 30–43. http://ejournal.kopertais4.or.id/sasambo/index.php/atTadbir/article/view/3411.

https://goodstats.id/article/15-5-juta-remaja-indonesia-mengalami-masalah-kesehatan-mental-m9Njh.

Iredho Fani, Reza. (2016). “Efektivitas Pelaksanaan Ibadah Dalam Upaya Mencapai Kesehatan Mental.” Psikis: Jurnal Psikologi Islami 1 (1): 105–15. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/psikis/article/view/561.

J-bkpi. (2022). Pengaruh Guru Pendidikan Islam dalam Membangun Kesehatan Mental Siswa. Jakarta: Bumi Aksara.

Lestari, Prawidya. (2016). “Membangun Karakter Siswa Melalui Kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, Dan Hidden Curriculum Di SD Budi Mulia Dua Pandeansari Yogyakarta.” Jurnal Penelitian 10 (1): 71. https://doi.org/10.21043/jupe.v10i1.1367.

Manizar, H. M. (2017). Peran Guru PAI dalam Pembinaan Moral Siswa. Bandung: Refika Aditama.

Mawangir, M. (2015). Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam. Jakarta: Rajawali Press.

Muhyani, Yusup, & Yono. (2022). Pembelajaran PAI dan Kesehatan Mental. Semarang: CV. Karya Abadi.

Mubasyiroh, Rofingatul, Indri Yunita, and Surya Putri. (2017). “Mental Emotional Symptoms’ Determinants Of Junior-Senior High School Student In Indonesia." (2015). Buletin Penelitian Kesehatan 45 (2): 103–12.

Purwaningrum, Henni. (2015). “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Di SMP Islam Ngadirejo Tahun Pelajaran 2014/2015,” 46–103.

Sazali. (2016). “Signifikansi Ibadah Sholat Dalam Pembentukan Kesehatan Jasmani Dan Rohani.” Ilmu Dan Budaya 40 (52): 5899–5900.

Waluyo, E. (2016). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Kesehatan Mental Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri 1 Way Huwi Kecamatan Jatiagung Kab. Lampung Selatan. Skripsi. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung.

WHO. (2022). Kesehatan Mental Global. Geneva: World Health Organization.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Moh. Andra Saifunnur

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704