Penguatan Berpikir Kritis Siswa Menengah Atas melalui Kasus Intoleransi dalam Projek P5

Syaila Salsabila Safitri, Resti R, Ichsan Fauzi Rachman

Abstract


Critical thinking is an essential skill for students in dealing with a digital age filled with information that is not necessarily accurate. This article examined how the Pancasila Student Profile Reinforcing (P5) contributes to improved high school students' critical thinking ability through project-based learning, particularly in the face of intolerance in the educational environment. Using library study methods, the study highlights the relationship between critical thinking, global literacy, and student charactering efforts according to pancasila values. The results suggest that a P5 based approach can foster tolerance attitudes and increase student social awareness in understanding the various perspectives in society. This article recommends implementing a more integrational learning strategy to support critical understanding and strengthen national value in Indonesian education.


Keywords


Critical Thinking, Intolerance, Free Curriculum, P5, Character Education

Full Text:

PDF

References


Anisa, A., et al. (2021). Pengaruh literasi terhadap tingkat berpikir kritis siswa kelas V di SD 064973 Bhayangkara Medan. INTELLEKTIKA, 2(4).

Annas, A. N., et al. (2022). Urgensi literasi terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Jurnal Ilmiah Penelitian Mandira Cendikia, 2(14), Agustus 2024.

Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital: Pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712–31723. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12179

Efendy, I., Ernawati, E., & Yuliawati, S. (2025). Pengaruh membaca kritis, literasi media, dan pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA di Bekasi. Jurnal Education and Development, 13(1), 611–617.

Fadilah, A. D., Adinda, N. T., & Rahman, I. F. (2024). Menerapkan pembelajaran berbasis literasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS), 2(3), 217–232.

Farida. (2018). Urgensi keterampilan literasi kritis pada guru sekolah dasar. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar.

Gladys Sintia, dkk. (2025). Peran literasi kritis dalam meningkatkan pemikiran kritis mahasiswa. JLEB: Journal of Law Education and Business, 3(1), April 2025.

Gumilang, M. S., Sumaryoto, S., & Simorangkir, S. T. (2024). Model teori tentang tata nilai sekolah pada P5 dalam konteks pendidikan multikultural di SMA SMART Ekselensia Indonesia. Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS, 9(1), 45–60.

Ma’rufah, A. (2022). Implementasi pendidikan karakter dalam digitalisasi pendidikan. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 17–29. https://doi.org/10.62775/edukasia.v3i1.62

Mardhani, S. D. T., Haryanto, Z., & Hakim, A. (2022). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA melalui model problem based learning berbantuan permainan tradisional. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 206–213.

Meilawati, I. (2024). Penerapan P5 toleransi di SMAN 1 Palangka Raya untuk meningkatkan sikap inklusif dan kebhinekaan siswa. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 1925–1932. https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/706

Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter religius. Jurnal Basicedu, 6(4), 7310–7316. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3481

Pedagogik literasi kritis; sejarah, filsafat dan perkembangannya di dunia pendidikan. PEDAGOGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan.

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.

Rahmadania, T., & Yudha, R. K. (2024). Implementasi gerakan literasi sosial budaya dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa tahun ajaran 2022/2023 (Studi kasus SMA Negeri 8 Kota Bengkulu). Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK), 4(2).

Rosalina, R., et al. (2023). Peran literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di MI I’anatut Thalibin Bandung. Jurnal Ilmiah Iqra' Pendidikan, 7(1).

Rosmana, P. S., Iskandar, S., Fauziah, H., Azzifah, N., & Khamelia, W. (2022). Kebebasan dalam Kurikulum Prototype. As-Sabiqun, 4(1), 115–131.

Septiany, S., Darmayanti, M., & Hendriani, A. (2024). Pengembangan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai upaya penguatan karakter siswa sekolah dasar: Implementasi dan tantangan. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 12(2), 170–189.

Sunhaji, E., Suryani, D., & Sulaiman, A. (2023). Implementasi pembelajaran kewarganegaraan sebagai upaya menanggulangi kasus intoleransi dan diskriminasi di sekolah. Edukasi Publikasi Media.

Supardi, J. S., & Rahmelia, S. (2020). Hubungan kebermaknaan hidup dan sikap toleransi beragama pada siswa sekolah menengah atas berbasis keagamaan di Palangka Raya. Jurnal Dialog, 43(1), 49–58.

Zulaeha, I., Sulisyaningrum, S., Suratno, S., Pristiwati, R., Arsanti, M., & Supriyono, A. Y. (2021). Bimtek pengembangan bahan ajar digital Bahasa Indonesia bermuatan multikultural bagi guru MTs/SMP di Kota Semarang. Journal of Community Empowerment, 1(2), 1–6.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15506657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Syaila Salsabila Safitri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

ISSN : 3025-6704