Analisis Permasalahan Dalam Pendirian Gereja HKBP Laut Dendang
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Damanik, J. (2015). Konflik Sosial dalam Masyarakat Multikultural: Studi Kasus di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 123-135.
Effendy, O. U. (2010). Komunikasi dan Agama: Perspektif Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.
Wibowo, S. (2016). Konflik dan Resolusi dalam Masyarakat Multikultural: Pendekatan Teoritis dan Praktis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Hidayat, A. (2018). Toleransi Antaragama di Indonesia: Sebuah Tinjauan Teoritis dan Praktis. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 12(1), 45-60.
Nasution, H. (2019). Dinamika Sosial dalam Pendirian Rumah Ibadah: Studi Kasus Gereja dan Masjid di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.
Saputra, I. N., Hardi, A. R., & Rahmat, R. (2022). Sikap Intoleransi pada Kehidupan Beragama di Indonesia, Studi Kasus “Cilegon, Kota Tanpa Gerejaâ€. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(01).
Sunarno, A., Ikbal, A., & Indrawati, L. (2023). Upaya Meminimalisir Kasus Intoleransi Dalam Pendirian Tempat Ibadah Demi Terciptanya Kohesi Sosial Pada Masyarakat Multikultural Di Kalimantan Tengah. Jurnal Paris Langkis, 3(2), 93-100.
Arifinsyah, A., & Fitriani, F. (2019). Konflik Rumah Ibadah (Studi Kasus Relokasi Gereja HKBP Desa Laut Dendang). Jurnal Ushuluddin, 18(1).
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15335035
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Pocut Puan Geubrina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN : 3025-6704




