The Validity of Imposing Mortgage Rights over Land Owned by a Minor Based on a Court Order Appointing a Guardian (A Case Study of Decision Number 51/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst)
Abstract
The encumbrance of Mortgage Rights over land owned by a minor raises legal issues because such an action concerns the authority of parents or guardians to perform legal acts involving the child’s property. This study aims to analyze the validity of imposing Mortgage Rights over land owned by a minor and the legal consequences of such encumbrance when it is carried out without lawful authority. This study employs normative legal research using a statutory approach, a case approach, and a conceptual approach. The analysis focuses on the provisions of the Indonesian Civil Code, the Marriage Law, the Mortgage Rights Law, and Decision Number 51/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst. The results show that parents or guardians cannot freely use their position as legal representatives of a minor to encumber the child’s land as collateral. The validity of the encumbrance of Mortgage Rights requires lawful authority, conformity between the court authorization and the legal act performed, and the use of the child’s property in accordance with the child’s best interests. In the case examined, the court order only authorized the sale of the land and could not serve as a legal basis for imposing Mortgage Rights. Consequently, the encumbrance carried out without appropriate authority resulted in the cancellation of the SKMHT and APHT, the invalidation of the registration of the Mortgage Right, and the removal of the Mortgage Right from the land certificate. This decision demonstrates the importance of protecting the civil rights and property interests of minors in every legal action involving their assets.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abidarini, L. (2021). Keberlakuan perjanjian kredit menggunakan akta pemberian hak tanggungan atas objek harta bersama yang cacat hukum (Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 224K/PDT/2020). Indonesian Notary, 3(3), 21. https://scholarhub.ui.ac.id/notary/vol3/iss3/21/
Bachmid, M. F., Simbala, Y., & Mandey, M. (2022). Hak kebendaan dan pembebanan lembaga jaminan dalam perspektif hukum perdata (KUH Perdata). Lex Administratum, 10(1), 229–238.
Gusmawati, K., Masri, E., & Handayani, O. (2023). Pertanggungjawaban wali dalam menjalankan kekuasaan terhadap harta anak di bawah umur setelah berakhirnya perwalian. Jurnal Hukum Sasana, 9(1), 109–118.
Hutadjulu, R. D., Abubakar, L., & Handayani, T. (2023). Akibat hukum terhadap bank atas pembatalan hak tanggungan melalui putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Jurnal USM Law Review, 6(1), 209–225. https://doi.org/10.26623/julr.v6i1.6646
Januarfitri, E. D. (2019). Analisis pelaksanaan perubahan status tanah hak guna bangunan (HGB) menjadi hak milik (HM) yang sedang dibebani hak tanggungan (HT). Diponegoro Law Journal, 8(2), 1098–1116. https://doi.org/10.14710/dlj.2019.25454
Jati, Z. A. (2021). Peralihan hak atas tanah yang dimiliki anak oleh orang yang bertindak sebagai wali. Alethea: Jurnal Ilmu Hukum, 4(2), 116–117.
Jawita, N. P. I. O., & Krisnawati, I. G. A. A. A. (2020). Kedudukan hukum kreditur pemegang hak tanggungan sebagai akibat hapusnya hak atas tanah yang diagunkan. Jurnal Kertha Semaya, 8(7), 1111–1115.
Karlina. (2021). Pelaksanaan pengalihan dan pembebanan harta anak di bawah umur ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Studi pada Pengadilan Negeri Kotabumi dan Kantor Notaris Kuspermadi Putra). Jurnal Hukum Petitum, 1(2), 154–156.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2019). Putusan Nomor 120/Pdt.P/2019/PN Jkt.Pst.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2022). Putusan Nomor 51/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.
Mustika, N., Sugiharti, D. K., & Trisnamansyah, P. (2020). Pengenaan pajak penghasilan atas pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang diikat dalam perjanjian pengikatan jual beli dihubungkan dengan Ease of Doing Business (EODB) dalam perspektif kepastian hukum. Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 1(2), 172–190.
Pemerintah Republik Indonesia. (1847). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Pemerintah Republik Indonesia. (1960). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.
Pemerintah Republik Indonesia. (1974). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Pemerintah Republik Indonesia. (1996). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah.
Pemerintah Republik Indonesia. (2019a). Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukan Wali.
Pemerintah Republik Indonesia. (2019b). Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Salim, H. S. (2004). Perkembangan hukum jaminan di Indonesia. PT RajaGrafindo Persada.
Saraswati, R. (2024). Buku ajar hukum benda. Universitas Katolik Soegijapranata.
Satrio, J. (1997). Hukum jaminan, hak jaminan kebendaan, hak tanggungan buku I. Citra Aditya Bakti.
Sjahdeini, S. R. (1999). Hak tanggungan: Asas-asas, ketentuan-ketentuan pokok dan masalah yang dihadapi oleh perbankan (Suatu kajian mengenai Undang-Undang Hak Tanggungan) (Edisi ke-2). Alumni.
Sukarno, K. S. (2026). Peran notaris dalam mencegah penyalahgunaan perwalian pada perbuatan hukum anak di bawah umur. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(7), 3384–3387.
Sukmawan, Y. A., & Damayanti, D. (2025). Metode penelitian hukum normatif dan empiris sebagai strategi penguatan perspektif kajian ilmu hukum. Notary, Faculty of Law, Lambung Mangkurat University, 4(1), 114–128.
Suryani, D. E., Lubis, F., & Harahap, M. Y. (2026). Kekuasaan orang tua atas harta anak di bawah umur dan aspek pidana atas penyelewengannya. Law Jurnal, 6(2), 246–255.
Wahyudi, R. S. (2015). Kedudukan jaminan kredit pada sistem hukum perbankan di Indonesia. Lex Privatum, 3(1), 149815.
Wardaningsih, D. T. (2021). Tanggung jawab PPAT dalam pembuatan akta pembebanan hak tanggungan dengan jaminan milik anak di bawah umur. Officium Notarium, 1(1), 79–88.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.23611329
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



