Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan dan Pengaturan Lembaga Keuangan di Indonesia
Abstract
The Financial Services Authority (OJK) has an important role in supervising and regulating financial institutions in Indonesia. As an independent institution established based on Law Number 21 of 2011, OJK is tasked with maintaining financial system stability, protecting consumers, and encouraging transparency in the financial sector. OJK's main functions include supervision of banking, capital markets and the non-bank financial industry (IKNB) such as insurance and pension funds. Supervision carried out by OJK includes aspects of licensing, regulations and law enforcement, as well as monitoring good governance practices. In carrying out its functions, OJK faces challenges such as the complexity of financial products and systemic risks which can have a broad impact on the economy. The OJK's role is increasingly significant amidst the rapid development of financial technology, so innovation in regulations is needed to maintain a balance between industrial development and consumer protection. This abstract discusses the role faced by the OJK in supervising and regulating financial institutions in Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Waro, N., Tulistyawati, N. A., Hanifah, L., & Panggiarti, E. K. (2023). Peran Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Pengaturan Dan Pengawasan Pada Perbankan Syariah Indonesia. Journal of Creative Student Research, 1(3), 240-247.
Tunisa, N. (2015). Peran Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Pengawasan Pendaftaran Jaminan Fidusia. Jurnal Cita Hukum, 2(2), 40845.
Sari, A. A. (2018). Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Mengawasi Jasa Keuangan Di Indonesia. Supremasi: Jurnal Hukum, 1(1), 23-33.
Putra, M. I., Nasution, B., & Siregar, R. (2013). Peranan Otoritas Jasa Keuangan dalam Melakukan Pengaturan dan Pengawasan Terhadap Bank. Transparency Journal of Economic Law, 2(1), 14659.
Makur, A., & Astutik, S. (2023). Analisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengawasan dan regulasi industri perbankan di Indonesia. Gemah Ripah: Jurnal Bisnis, 3(02), 42-46.
Syafitri, Y. (2023). Implikasi Penerbitan Omnibus Law Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) Terhadap Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Sektor Keuangan. UNES Law Review, 6(1), 860-867.
Sari, A. A. (2019). Peran Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Pengawasan Lembaga Keuangan di Indonesia. Jurnal Gagasan Hukum, 1(02), 177-188.
Kusumaningsih, R. (2024). Peran penyidik Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia. Jurnal Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1), 26-41.
Watu, Y. D. B., Rahmad, R. A., Mardiansyah, H., & Koynja, J. (2024). Eksistensi Otoritas Jasa Keuangan pada Lembaga Keuangan di Indonesia. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(8), 3116-3123.
Huda, M. (2021). Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Kesehatan Perbankan Di Indonesia. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 2(3), 61-77.
Amir, M. F. (2020). Peran Dan Fungsi Otoritas Jasa Keuangan (Ojk) Dalam Sistem Keuangan Di Indonesia (Perspektif Hukum Islam). Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law, 5(1), 59-71.
Ratumbuysang, S. (2016). Peranan Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Bank. Lex Privatum, 4(3).
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â



