The Tension Between Property Rights and Substantive Justice in the Transition to Non-Conviction-Based Forfeiture in Indonesia: A Legal Philosophical Perspective Based on John Rawls’s Theory of Justice
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Achyar, I. (2026). Rethinking asset recovery in Indonesia: The urgency of non-conviction based forfeiture (NCBAF) within a substantive justice framework. Journal Customary Law, 3(3.1), 1–14. https://doi.org/10.47134/jcl.v3i3.1.5852
Andani, A. U. (2026, 23 Oktober). KPK sita mobil BMW dari suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Tirto.id. https://tirto.id/kpk-sita-mobil-bmw-dari-suami-bupati-pekalongan-fadia-arafiq-hEcr
Annizar, B. (2026, 9 Oktober). Bupati Fadia Arafiq hanya minta dihukum ringan, bukan bebas. Tirto.id. https://tirto.id/bupati-fadia-arafiq-hanya-minta-dihukum-ringan-bukan-bebas-hDH4
ANTARA. (2026, 21 Oktober). KPK umumkan pengembangan kasus Fadia Arafiq terkait dugaan TPPU. https://www.antaranews.com/berita/5802269/kpk-umumkan-pengembangan-kasus-fadia-arafiq-terkait-dugaan-tppu
Azizah, H., Mulyadi, M., Syahrin, A., & Marlina. (2026). Guarding property, recovering assets: A Constitutional Court perspective on non-conviction-based asset forfeiture in Indonesia. Jurnal Konstitusi, 23(2), 337–372. https://doi.org/10.31078/jk2326
Azmi, M. N. A., & Maskur, M. A. (2025). Prinsip pembuktian terbalik dalam RUU perampasan aset dengan pendekatan unexplained wealth di Indonesia. IPMHI Law Journal, 5(3), 91–124. https://doi.org/10.15294/ipmhi.v5i3.42235
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (2026, 6 Oktober). RUU perampasan aset jadi inisiatif DPR, percepat penyelesaian pembahasannya.
Fadhila, Y. R. (2025). Perlindungan pihak ketiga beriktikad baik dalam non-conviction based asset forfeiture. Jurnal USM Law Review, 8(3), 2075–2105. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12263
Fadilah, K. (2026, 25 Mei). KPK temukan 9 boks jam mewah saat geledah rumah Fadia, 5 kotak yang berisi. detikNews. https://news.detik.com/berita/d-8504835/kpk-temukan-9-boks-jam-mewah-saat-geledah-rumah-fadia-5-kotak-yang-berisi
Greenberg, T. S., Samuel, L. M., Grant, W., & Gray, L. (2009). Stolen asset recovery: A good practices guide for non-conviction based asset forfeiture. The World Bank. https://doi.org/10.1596/978-0-8213-7890-8
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2006, 1 Maret). Putusan Nomor 021/PUU-III/2005.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penyelesaian Permohonan Penanganan Harta Kekayaan dalam Tindak Pidana Pencucian Uang atau Tindak Pidana Lain.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelesaian Keberatan Pihak Ketiga yang Beriktikad Baik terhadap Putusan Perampasan Barang Bukan Kepunyaan Terdakwa dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi.
Rawls, J. (1971). A theory of justice. The Belknap Press of Harvard University Press. https://doi.org/10.4159/9780674042605
Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi. (2008). Ikhtisar putusan Mahkamah Konstitusi 2003–2008.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2006 tentang Pengesahan United Nations Convention Against Corruption, 2003.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
United Nations. (2003). United Nations Convention Against Corruption.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.23770128
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



