The Role of Kediri Regency Government Policies in Tourism Development (A Case Study of Kampung Madu Tourism Village)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. New York: Anchor Books.
Istiyanti, D. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata di Desa Sukawening. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 112–124.
Joko Utomo, S., & Satriawan, B. (2017). Strategi pengembangan desa wisata di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 11(2), 85–96.
Junaedi, J., Saefulrahman, I., & Sutisna, J. (2022). Strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan desa wisata di Kabupaten Kuningan Tahun 2020. Jurnal Administrasi Pemerintahan (Janitra), 2(2), 250–259.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kurniasih, D., & Pratama, R. (2021). Dinamika sosial dalam pengembangan desa wisata: Analisis perubahan sosial masyarakat lokal. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 9(1), 33–47.
Lestari, S., & Hamzah, F. (2023). Aksesibilitas masyarakat terhadap program pemerintah dalam sektor pariwisata berbasis desa. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, 4(2), 88–102.
Mahendra, R., & Yusuf, A. (2022). Ketidakmerataan manfaat ekonomi desa wisata dan implikasinya terhadap hubungan sosial masyarakat. Journal of Rural Tourism Studies, 2(3), 71–84.
Marlan, M. W., & Prathama, D. A. (2023). Pemberdayaan kelompok peternak lebah di Kampung Madu Dusun Purworejo Desa Bringin Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmiah Riset dan Pengembangan, 8(6), 39–46.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyana, G. (2021). The role of local governments in developing natural and cultural tourism in Sukabumi District. Jurnal Papatung, 4(1), 36–47.
Ningtyas, T., Mutafarida, B., & Puspitasari, I. R. (2022). Kajian pengembangan desa wisata berbasis komunitas di Desa Sidorejo Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6(2), 197–211.
Salsabila, M. S., & Fauzi, A. M. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata (Studi kasus Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri). Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1), 1–12.
Setiawan, T. (2024). Provincial government intervention in the development of flagship tourism areas: Strategies and interpretive frameworks. Journal of Regional Tourism Studies, 6(1), 45–60.
Suning, & Rahmadhan, S. H. (2022). Strategi pengembangan Desa Wisata Mejono Kabupaten Kediri berbasis ekonomi kreatif. Jurnal Plano Buana, 3(1), 23–33.
Tyas, N. W., & Damayanti, M. (2018). Potensi pengembangan Desa Kliwonan sebagai desa wisata batik di Kabupaten Sragen. Journal of Regional and Rural Development Planning, 2(1), 74–89. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2018.2.1.74-89
Weber, M. (1978). Economy and society: An outline of interpretive sociology. Berkeley: University of California Press.
Wulandari, E., & Arifin, Z. (2021). Model kebijakan pembangunan desa wisata: Tantangan implementasi dan tingkat partisipasi masyarakat. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 3(2), 102–118.
Yuliansyaf, T. P. (2021). Analisis dampak pengembangan desa wisata terhadap perekonomian masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata dan Pembangunan Daerah, 4(2), 55–68.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.18993563
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



