Tindakan Ultra Vires Pada Perseroan Perorangan yang Menyebabkan Penghapusan Tanggung Jawab Terbatas: Studi Komparatif Dengan Single Member Company (Sdn. Bhd) di Malaysia
Abstract
This study examines the position and limits of liability of a sole shareholder in a Single-Member Company, including the application of the doctrines of ultra vires and piercing the corporate veil to directors’ actions that exceed their authority. Using a normative juridical approach and a comparative analysis with Malaysia’s Companies Act 2016, the research finds that Indonesian regulations remain insufficient in providing internal oversight mechanisms for companies owned by a single individual. Although the principles of asset separation and limited liability are recognized, the concentration of control in one person increases the risk of ultra vires actions, which may justify the removal of limited liability protections. Accordingly, Indonesia must strengthen its regulatory framework to ensure legal certainty and adequate protection for creditors, owners, and other stakeholders.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2021 tentang Modal Dasar Perseroan serta Pendaftaran Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Perseroan yang Memenuhi Kriteria untuk Usaha Mikro dan Kecil.
Malaysia Companies Act 2016
Agus Sardjono et al. Pengantar Hukum Dagang. Cet. 5. Depok: Rajawali Pers, 2019.
Harahap, M. Yahya. Hukum Perseroan Terbatas. Cet. 9. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Cet. 18. Jakarta: Kencana, 2023.
Akmal Budi Darmawan. “Batasan Perlindungan Hukum Perseroan Terbatas dalam Perspektif Piercing the Corporate Veil (Analisis Putusan Pengadilan No. 47/Pdt.G/2021/PN.Mtr).” Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 4 (2025): 1–15.
Astarina, Anissa. Legal Analysis Regarding the Double Role of the Sole Shareholder Acted as the Sole Director in Single Member Limited Liability Company: A Comparative Study Between Indonesia, Singapore, Hong Kong, and Australia. Undergraduate Thesis, Universitas Indonesia, 2022.
Bagus Ramadhan. “Tanggung Jawab Direktur yang Ultra Vires yang Menyebabkan Kepailitan Perusahaan.” Jurist-Diction 5, no. 6 (2022): 2137–2155.
Chatamarrasjid Ais. “Ultra Vires dan Pertanggungjawaban Direksi.” Jurnal Hukum & Pembangunan 32, no. 3 (2017): 329–345.
Chika Fatika Sari dan Sang Ayu Putu Rahayu. “Analisis Penerapan OSS Berbasis Risiko dalam Mewujudkan Kepastian Hukum bagi Investor di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Nusantara 2, no. 3 (Mei 2025): 577–591.
Diyan Isnaeni. “Peran Notaris dalam Pendirian PT Usaha Mikro dan Kecil.” Jurnal Hukum dan Kenotariatan 5, no. 2 (2021): 205–212.
Dwinta Sugandi, David Tan, dan Winda Fitri. “Perbandingan Doktrin The Piercing of Corporate Veil di Berbagai Negara (Indonesia, Perancis dan Jerman).” Unes Journal of Swara Justisia 8, no. 3 (2024): 581–598.
Imastian Chairandy Siregar, Sunarmi, Mahmul Siregar, dan Detania Sukarja. “Tanggung Jawab dan Tata Kelola Perseroan Perorangan sebagai Badan Hukum Baru di Indonesia.” Locus Journal of Academic Literature Review 1, no. 1 (Mei 2022): 1–35.
Jet Lim. “8 Types of Business Entities to Register in Malaysia.” FoundingBird, 20 Maret 2023. Diakses 11 Desember 2025. https://foundingbird.com/my/blog/company-registration-type-in-malaysia.
Kusumatrinanda, Veldi. “Perbandingan Hukum Perseroan di Indonesia dan di Malaysia.” UNES Journal of Swara Justisia 7, no. 2 (2023): 620–640.
Mahmud Marzuki, Peter. Penelitian Hukum. Cet. 18. Jakarta: Kencana, 2023.
Nouval Rivaldi Putra. “Analisis Hukum Tanggung Jawab Direksi atas Tindakan Ultra Vires pada Perseroan Perorangan Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja dan Undang-Undang Perseroan Terbatas.” Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 4 (2025): 1–20.
Rahmi Sahabuddin, Hasbir Pasarangi, dan Marwah. “Small Business, Big Questions: The Legal Landscape of Single-Member Limited Liability Companies Post-Job Creation Law.” Journal of Management World 1, no. 4 (2025): 312–318.
Rafiqa Sari, Winanda Kusuma, dan A. Cery Kurnia. “Ultra Vires Perlindungan Hukum terhadap Kreditur dalam Perseroan Terbatas.” Progresif: Jurnal Hukum 13, no. 2 (2019): 150–165.
Sayidah, Nur. “Solusi Moral dan Spiritual atas Masalah Moral Hazard.” Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanik (2012).
Yany Ariasih Raharja, Binoto Nadapdap, dan Andrew Betlehn. “Analisis Yuridis Kedudukan Perseroan Perorangan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.” Action Research Literate 8, no. 8 (Agustus 2024): 2400–2420.
Jet Lim. “8 Types of Business Entities to Register in Malaysia.” FoundingBird. Last updated March 20, 2023.
Diakses 11 Desember 2025 melalui: https://foundingbird.com/my/blog/company-registration-type-in-malaysia
Muhammad Idris. “Mengenal Arti Berhad, Sdn, dan Sdn Berhad pada Perusahaan Malaysia.” Kompas.com, 5 Agustus 2023.
Diakses 11 Desember 2025 melalui: https://money.kompas.com/read/2023/08/05/204209326/mengenal-arti-berhad-sdn-dan-sdn-berhad-pada-perusahaan-malaysia
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.17894180
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



